Rabu, 30 Januari 2019

5 Cara Berpikir Khas Anak-anak

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar gagasan bahwa seseorang harus memiliki pikiran yang dewasa. Terlebih bila dari segi usia orang tersebut memang telah matang. Pola pikir dewasa selalu berkonotasi positif, sedangkan pikiran kekanak-kanakan kerap dipandang sebagai hal yang memalukan.
Namun tahukah kamu bahwa meski sudah dewasa, kita juga perlu belajar cara berpikir seperti anak-anak? Memang, ada beberapa cara berpikir anak-anak yang buruk dan patut dihindari, tapi tak sedikit pula pola berpikir anak-anak yang justru patut kita miliki karena bisa membawa kita kepada kesuksesan.5 cara berpikir khas anak-anak:

1. Imajinatif

Sederhana, Terapkan 5 Cara Berpikir Khas Anak-anak Ini untuk Sukses
Sewaktu kecil, kita cenderung berpikir menggunakan imajinasi, karena logika kita memang belum berkembang sempurna. Seiring bertambah usia, kita mulai bisa membedakan mana hal yang realistis dan mana yang hanya khayalan belaka. Hingga taraf tertentu, hal itu memang bagus.
Tapi ketahuilah bahwa untuk meraih sukses, terkadang kita perlu menyingkirkan logika dan berpikir imajinatif, persis anak-anak. Untuk meraih hal yang luar biasa, kita perlu berpikir secara luar biasa pula, dan kadang itu berarti menggunakan imajinasi yang tampak "gila" sekalipun.
Sebagai contoh, bagaimana jika dulu Wilbur bersaudara beranggapan bahwa gagasan manusia bisa terbang hanyalah imajinasi anak-anak belaka? Tentu mereka tidak akan meneruskan ide mereka untuk membuat pesawat terbang, dan bisa jadi hingga sekarang pesawat terbang belum diciptakan.
Maka, jangan takut untuk berimajinasi, bahkan yang liar sekalipun. Siapa tahu suatu saat ide "gila"-mu akan bisa kamu wujudkan dan membawa manfaat bagi dirimu dan orang lain.

2. Selalu ingin tahu

Sederhana, Terapkan 5 Cara Berpikir Khas Anak-anak Ini untuk Sukses
Kalau kamu sering bercengkrama dengan anak kecil, kamu tentu sadar bahwa biasanya mereka punya rasa ingin tahu yang besar, dan karena itu mereka jadi sering bertanya. Nah, itulah hal lain yang bisa kita tiru dari cara berpikir anak.
Untuk meraih sukses, jangan pernah berpikir bahwa kita sudah tahu cukup banyak hal sehingga tidak perlu belajar lagi. Pemikiran seperti itu akan mencegah kita untuk mencari tahu lebih banyak, sehingga kemampuan kita tidak bisa berkembang.
Tirulah anak kecil yang tidak pernah puas dengan informasi yang sudah ia miliki. Tiru juga sifat mereka yang tidak pernah malu untuk bertanya. Mereka tidak takut mengakui bahwa pengetahuannya masih kurang.
Dengan mengikuti contoh mereka, pengetahuan kita akan selalu bertambah, dan hal itu akan membuat kita lebih mudah meraih kesuksesan.

3. Tidak terlalu memikirkan pendapat orang

Sederhana, Terapkan 5 Cara Berpikir Khas Anak-anak Ini untuk Sukses
Di dunia ini, kita tidak selalu bisa menyenangkan semua orang. Siapapun kita dan apapun yang kita kerjakan, pasti akan selalu ada orang yang tidak suka. Maka bagaimana sebaiknya kita menyikapinya?
Dalam hal ini, cara berpikir anak-anak pun perlu kita tiru. Anak-anak cenderung melakukan apapun yang mereka senangi. Mereka bisa bermain, berlarian, menyanyi sesuka hati tanpa mengkhawatirkan pendapat orang lain, dan itu membuat mereka bahagia.
Bukankah itu contoh yang bagus untuk kita tiru? Tentu bukan berarti kita boleh melakukan apapun yang kita inginkan, bahkan pelanggaran hukum sekalipun. Tapi kita patut mencontoh sikap anak-anak yang tidak terlalu peduli pada penilaian orang.
Maka, selama kamu yakin apa yang kita lakukan benar, jalan saja terus. Jangan menyerah hanya karena ada penilaian negatif dari orang lain. Yakinlah bahwa suatu saat kamu akan sukses dan membuktikan penilaian mereka salah.


4. Suka mencoba hal baru

Sederhana, Terapkan 5 Cara Berpikir Khas Anak-anak Ini untuk Sukses
Ciri khas lain dari anak-anak adalah suka mencoba hal-hal baru. Saat melihat sesuatu yang tampak menyenangkan, entah itu mainan, makanan, atau hal lain, seorang anak kecil biasanya cenderung langsung mencobanya tanpa ragu.
Apa manfaat mencoba hal-hal baru bagi seorang anak? Dengan mencoba hal-hal baru, seorang anak akan bisa menemukan minat dan bakatnya, yang sebelumnya tidak ia ketahui. Lalu bagaimana dengan orang dewasa, apakah hal itu juga bermanfaat?
Ya, tentu! Meski sudah dewasa, terkadang seseorang masih belum mengetahui potensi dirinya yang sebenarnya. Bisa saja ada bakat terpendam yang selama ini dimiliki seseorang, dan itu baru ia temukan saat sudah dewasa.
Jadi, jangan takut untuk mencoba hal-hal baru. Bukan tidak mungkin kamu akan menemukan potensi dirimu yang selama ini tidak kamu sadari, dan dengan mengembangkannya kamu akan bisa meraih kesuksesan yang tidak terbayangkan sebelumnya.

5. Tidak takut berkompetisi

Sederhana, Terapkan 5 Cara Berpikir Khas Anak-anak Ini untuk Sukses
Satu lagi cara berpikir anak-anak yang perlu kita tiru adalah tidak takut berkompetisi atau bersaing. Kamu pasti pernah memperhatikan bahwa anak-anak cenderung senang beradu kemampuan dengan teman-temannya, baik itu dalam permainan ataupun perlombaan.
Bagi anak-anak, bersaing adalah hal yang menyenangkan. Mereka tahu bahwa bisa saja mereka akan kalah, tapi itu tidak membuat mereka menyerah sebelum mencoba. Bukankah itu sikap yang juga patut dimiliki orang dewasa?
Seringkali kita sebagai orang dewasa justru tidak memiliki sikap seperti itu. Maka, kita perlu belajar dari anak-anak. Jangan takut untuk bersaing. Sikap ini khususnya sangat penting kita miliki di dunia kerja, dimana persaingan bisa begitu ketat.
Takut gagal bukan alasan untuk tidak mencoba. Justru perasaan takut gagal seharusnya mendorong kita untuk terus memperbaiki diri sehingga meminimalisir kemungkinan gagal. Dengan usaha dan semangat pantang menyerah, pastilah usaha kita untuk sukses akan membuahkan hasil.
Itulah 5 cara berpikir anak-anak yang perlu dikembangkan juga oleh orang dewasa untuk berjuang meraih kesuksesan. Jadi, jangan malu untuk belajar dari anak! (Sbr)